About Piksel

7 Tren Motion Graphic 2018 Yang Bisa Anda Ikuti

Sebuah perusahaan pengembang software manajemen produksi film dan video bernama Studio Binder beberapa waktu yang lalu merilis sebuah video kompilasi tentang tren motion graphic 2018 yang nampaknya semakin mendominasi karya-karya yang beredar belakangan ini.

Seperti apa saja style motion graphic yang patut menjadi acuan dalam berkreasi untuk tahun ini? Mari kita simak satu-persatu.

1. Bold Colors

Bagaimanapun juga, motion graphic adalah sebuah bentuk penyajian media yang mendapatkan pengaruh besar dari tren desain grafis yang sedang berlaku. Generasi millenial nampak sedang menggandrungi tampilan visual berwarna-warni yang berani dengan tingkat kontras yang tinggi, dan hal itu dapat dilihat pada karya-karya motion grafis saat ini. Gaya warna seperti ini dianggap membantu untuk lebih mudah menarik perhatian para audiens di tengah banyaknya karya yang bermunculan saat ini. Sejumlah karya infographis saat ini merupakan contoh penggunaan teknik “bold colors” yang dapat Anda cermati di dalamnya.

2. Retro

Sebagian orang ada yang sudah merasa bosan dengan tema futuristik dan juga menginginkan nostalgia akan konten visual di masa lalu yang memiliki ciri khas tersendiri. Melihat keadaan itu, karya-karya berbau retro sudah menjadi tren baru yang mampu mengobati rasa jenuh akan gaya futuristik yang cenderung serius. Sebuah video klip dari Superorganism yang berjudul “Everybody Wants To Be Famous” sangat dipadati akan gaya retro yang gamblang sepanjang isinya.

3. Seamless Transitions

Seamless transitions dapat diterapkan pada beragam gaya visual dari project motion graphic yang dibuat. Teknik ini kerap digunakan untuk menunjukkan kesinambungan alur cerita sehalus mungkin, sehingga audiens merasakan kesatuan yang utuh dari pesan-pesan yang disampaikan. Alur ini juga biasa digunakan untuk menimbulkan efek looping pada sebuah video atau animasi yang biasa digunakan untuk penyajian melalui media sosial.

7 Tren Motion Graphic 2018 Yang Bisa Anda Ikuti 3 Seamless Transitions deer

Sejumlah animasi karya Rafael Varona memiliki style looping yang sangat menarik.

4. Double Exposure

Teknik double exposure pada awalnya digunakan dalam dunia fotografi untuk menggabungkan dua foto yang saling dikaitkan untuk membangun sebuah pesan baru. Dan dengan kemudahan pengolahan digital saat ini, teknik tersebut juga diterapkan pada video dengan efek yang kurang lebih sama.

5. 2D + 3D

Jika sebelumnya animasi 3D selalu ditampilkan sepenuhnya dengan perspektif yang jelas untuk semua obyeknya, sekarang animasi dapat saling bertumpang tindih antara elemen 3D dengan 2D. Tidak ada lagi “keharaman” menggabungkan keduanya, karena justru hal tersebut dapat memberikan keunikan dan estetika tersendiri.

6. Kinetic Typography

Walaupun sudah cukup lama dan begitu seringnya gaya kinetic typography ini digunakan, namun potensinya untuk memberikan penekanan pada pesan yang ingin disampaikan dari sebuah video membuatnya masih akan menjadi tren motion graphic saat ini.

7. Illustrative Quality

Motion graphic kini semakin berani memberikan sentuhan animasi tradisional dan banyak mengandalkan kekuatan ilustrasi para artist yang mengerjakannya. Teknik seperti ini sangat berguna jika ingin memberikan kesan artistik yang mendalam dalam karya-karya motion graphic yang dibuat.

Bagaimana dengan Anda? Seperti apa tren motion graphic yang akan booming di 2018 ini? Sampaikan saja pada kolom komentar di bagian bawah halaman ini.

, , , ,

No comments yet.

Leave a Reply

AYO GABUNG DI PIKSEL

Dapatkan artikel, berita, tips dan tutorial terbaru!