About Piksel

Epic Games Merilis Unreal Studio Versi Open Beta

Kepopuleran Unreal Engine sebagai game engine dengan kemampuan visualisasi berkualitas tinggi membuat Epic Games selaku perusahaan pengembangnya kembali mengembangkan sebuah versi aplikasi yang berbeda untuk kebutuhan industri. Aplikasi yang diberi nama Unreal Studio pun disiapkan untuk kebutuhan pengembangan konten secara real time bagi kalangan profesional. Versi open beta dari Unreal Studio ini sudah dirilis secara gratis beberapa waktu yang lalu. Lalu, apa yang membedakannya dengan Unreal Engine? Mengapa harus ada Unreal Studio? Mari kita simak pembahasannya berikut ini.

Epic Games Merilis Unreal Studio Versi Open Beta

Unreal Studio Fokus Untuk Pengembangan Konten Visualisasi Secara Real-Time

Unreal Engine sudah lama dikenal sebagai salah satu game engine terbaik dengan beragam kemampuan untuk membangun visualisasi dan interaktivitas dalam game. Dengan reputasinya itu, kalangan industri seperti bidang arsitektur, desain dan sinema pun ikut tertarik untuk memanfaatkan kecanggihannya. Dan nampaknya keseriusan para profesional dari beragam industri tersebut menjadi alasan besar bagi Epic Games untuk membuat sebuah aplikasi yang berbeda dengan fokus untuk pengembangan konten non-game. Tidak main-main, sejumlah perusahaan besar seperti NASA dan Volkswagen pun sudah memanfaatkan teknologi visualisasi yang ditawarkan oleh Epic Games.

Epic Games Merilis Unreal Studio Versi Open Beta - NASA

Epic Games Merilis Unreal Studio Versi Open Beta - Volkswagen

Ini bukanlah pertama kalinya bagi Epic Games dalam merambah industri visualisasi real-time, karena sebelumnya ada aplikasi TwinMotion yang dikembangkan oleh Abvent dengan mengadopsi sistem inti dari Unreal Engine milik Epic Games. Respon para profesional pun cukup tinggi saat kehadiran aplikasi TwinMotion yang juga harus bersaing dengan aplikasi sejenis seperti Lumion dan LumenRT. Dan kini dengan kehadiran Unreal Studio, nampaknya dunia industri yang membutuhkan tools untuk pengembangan konten real time akan memiliki pilihan yang lebih beragam.

Workflow, Resource dan Technical Support

Unreal Studio yang direncanakan sebagai aplikasi berbayar (sekitar 49 dolar per bulan) tentunya memiliki sejumlah kelebihan, khususnya yang terkait dengan kemampuannya dalam menunjang pekerjaan para profesional yang menggunakannya. Salah satunya adalah tersedianya fitur yang diberi nama Datasmith, yaitu fitur import data materi 3D seperti CAD dan 3ds Max yang dapat langsung diolah dan bersifat non-destructive. Dengan Datasmith ini, diharapkan para pengguna dapat menyiapkan data obyek yang ingin disajikan secara cepat dan langsung berfokus kepada tahap berkreasi. Carlos Cristerna, selaku Visualization Director dari studio desain arsitektur Neoscape yang sudah mencobanya pun berujar bahwa dengan Datasmith ia dapat mengerjakan pekerjaan yang biasa dilakukan slama 4 minggu menjadi 1 hari saja.

Epic Games Merilis Unreal Studio Versi Open Beta - Datasmith

Proses import data yang mudah dang canggih menggunakan Datasmith

Para pengguna juga akan mendapatkan akses ke sejumlah besar koleksi aset Substance materials yang dapat langsung diterapkan ke dalam obyek-obyek yang ingin diolah. Koleksi material berkualitas tinggi ini diklaim mampu menghasilkan visualisasi yang realistis. Selain itu sebagai aplikasi berbayar, tentunya dukungan technical support menjadi hal penting, dan Epic Games sudah menyiapkan hal ini secara serius.

Epic Games Merilis Unreal Studio Versi Open Beta - Aset Substance Matwerials

Koleksi Substance materials yang dapat langsung digunakan di Unreal Studio

Tertarik untuk mencoba Unreal Studio? Langsung saja daftarkan diri Anda ke dalam tahap open beta melalui link berikut ini: https://www.unrealengine.com/en-US/studio/getstudio. Tahap open beta ini akan berlangsung hingga November 2018, dan sampai waktu tersebut, semua orang dapat menggunakannya secara gratis.

, , , , , , , ,

No comments yet.

Leave a Reply

AYO GABUNG DI PIKSEL

Dapatkan artikel, berita, tips dan tutorial terbaru!